08
Oct 26
Dari Arsip Sukarno, Siswa SMPN 63 Jakarta Belajar Nilai Kepemimpinan
Jakarta - 8/10/2026, Sebanyak 70 peserta yang terdiri atas siswa dan guru pendamping Sekolah Menengah Pertama Negeri 63 Jakarta melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM) Tahun Ajaran 2026/2027 di Pusat Studi Arsip Statis Kepresidenan (Pusdipres) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Melalui kunjungan pameran arsip kepresidenan, para siswa diajak mengenal perjalanan Presiden Pertama Republik Indonesia, Sukarno, sekaligus memetik nilai kepemimpinan dari sejarah bangsa. Kegiatan ini mengusung tema kepemimpinan GEMILANG, yaitu Giat, Efektif, Mandiri, Inovatif, Loyal, Amanah, dan Gigih, sebagai bekal membentuk generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045.
Acara LDKM ini dimulai sejak pagi hari dengan agenda orientasi dan pembukaan formal. Mengawali kegiatan, Ketua Panitia LDKM, Patria Susanti, menyampaikan laporan kegiatan. Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) sekaligus Administrasi, Diah Widiyasari turut memberikan sambutan mewakili SMPN 63 Jakarta.
Mewakili tuan rumah (Pusdipres ANRI), Ketua Tim Diseminasi Informasi Arsip Kepresidenan ANRI, Ari Syah Bungsu, memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para peserta. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya belajar dari tokoh-tokoh bangsa di masa lalu. “Kami berharap dengan penelusuran pameran ini akan dapat memupuk karakter dan bisa menggugah hati perjuangan dalam hal belajar,” ujarnya.
Setelah sesi pembukaan, agenda LDKM dilanjutkan dengan kegiatan field trip atau penelusuran Pameran Tetap Arsip Statis Kepresidenan. Tur edukasi ini dipandu secara langsung oleh tim Pusdipres ANRI, yakni Shinta Agustin, Hendi Kristyantoro, dan Lendi Arizon. Selama berkeliling pameran, para siswa diajak untuk mempelajari rekam jejak kepemimpinan Presiden Pertama RI, Sukarno, secara interaktif.
Sebagai bentuk evaluasi ringan pada sesi penutupan tur pameran, tim Pusdipres ANRI menggelar sesi kuis bagi para siswa. Sesi ini berfungsi untuk menguji kembali daya ingat peserta terhadap materi sejarah yang telah mereka pelajari selama field trip. Antusiasme peserta semakin memuncak karena tim Pusdipres ANRI menyiapkan berbagai hadiah menarik. Selain membagikan hadiah berupa buku, tim Pusdipres ANRI juga memberikan tiga hadiah utama berupa uang elektronik (e-money) kepada tiga peserta pemenang kuis.
Melalui sinergi antara pembelajaran sejarah di Pusdipres ANRI dan materi kepemimpinan dari sekolah, diharapkan para peserta didik SMPN 63 Jakarta dapat menyerap nilai-nilai kepemimpinan historis untuk diaplikasikan dalam kehidupan berorganisasi di masa mendatang. ( MF, NL )
Penulis : MF, NL
Editor : tk
Bagikan
Views: 144